bogorscope.com – Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan klaim yang menggembirakan yaitu penanganan jalan berlubang di Kota Bogor telah mencapai 90 persen, pada 13 dan 16 Februari 2026. Dari 32 titik yang merupakan jalan kewenangan kota, 30 di antaranya dinyatakan selesai diperbaiki. Hanya dua titik yang masih dalam proses.
Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi dan diskusi publik bersama warga. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya menjaga kualitas infrastruktur demi kenyamanan warganya. Namun, publik tentu berhak untuk memverifikasi.
Pada Sabtu, 21 Februari 2026, BogorScope turun ke lapangan mencoba untuk mencari 10 persen sisanya. Hasilnya, setidaknya sembilan titik jalan rusak ditemukan dalam satu hari penelusuran. Di Simpang Warung Jambu, jalan berlubang dan retak masih terlihat jelas. Di ruas KS Tubun menuju Pandu Raya, penutup drainase yang tidak rata membuat pengendara harus mengurangi kecepatan drastis. Di Simpang Tol BORR, genangan air menutupi lubang-lubang di badan jalan.
Jalan Salak di depan Kampus IPB Cilibende, yang merupakan kewenangan kota, aspalnya mengelupas dan meninggalkan kerikil yang membahayakan pemotor. Jalan BNR, yang selama ini menjadi alternatif warga Batutulis, kondisinya rusak parah. Jalan Pabuaran menuju Mulyaharja, aspalnya mengelupas di tikungan tajam. Gang kecil di sekitar Stasiun Batutulis yang menjadi alternatif pemotor, kondisinya sempit dan macet.
Belum lagi Jalan Sholeh Iskandar yang masih dalam proses perbaikan pasca-sinkhole, serta Jalan Cifor menuju Bubulak yang juga berlubang. Semua titik itu berada di wilayah Kota Bogor. Warga yang setiap hari melintas mungkin tak peduli apakah itu jalan kewenangan pusat, provinsi, atau kota. Yang mereka tahu, mereka masih harus menghadapi lubang dan kerusakan setiap hari.
Di tengah klaim 90 persen, sembilan titik dalam satu hari menemukan fakta berbeda. Angka di atas kertas ternyata tak selalu sejalan dengan realitas di lapangan. (*)

More Stories
Jalan Batutulis Mangkrak: Janji April, Nyatanya Semak
Penertiban PKL Bogor: Janji Ketertiban, Realitas Pandang Bulu
H-7 Mudik Lebaran 2026: Jalan Nasional Bogor Masih Rusak