April 13, 2026

BogorScope

Fakta Bukan Asumsi

Jalan Sholeh Iskandar: Luka yang Berulang

bogorscope.com – Ratusan pengendara yang melintasi Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor, dikejutkan oleh amblesnya badan jalan tepat di tengah ruas, Jumat malam, 13 Februari 2026. Lubang sedalam tiga meter menganga, memaksa ruas jalan protokol itu ditutup sementara. Namun yang membuat peristiwa ini berbeda dari biasanya adalah temuan di dalam lubang tersebut: sebanyak 72 kabel tegangan tinggi milik PLN berkapasitas 150 kilowatt, dan salah satunya terhubung langsung ke Istana Bogor.

Peristiwa ini bukan yang pertama. Pada November 2022, hanya sekitar satu kilometer dari lokasi yang sama, jalan serupa ambles hingga kedalaman 3,2 meter. Kala itu, lubang ditambal dan jalan dibuka kembali. Kini, pola yang sama terulang. Ditambal, dibuka, dan ambles lagi.

Keberadaan puluhan kabel vital di bawah badan jalan tanpa perlindungan memadai menjadi sorotan. Kabel-kabel tersebut diketahui merupakan jaringan utama yang menyuplai listrik ke kawasan Istana Bogor. Akibatnya, proses perbaikan jalan terhambat karena harus menunggu keputusan teknis dari PLN, apakah kabel akan direlokasi atau diputus sementara.

Di atas tanah, kemacetan yang sudah menjadi langganan di Jalan Sholeh Iskandar kian memburuk. U-Turn di depan Yogya Plaza, akses keluar-masuk kawasan komersial Kampung Kecil, serta traffic light yang tak adaptif di Simpang Tugu Narkoba menjadi biang kerok kemacetan harian. Ironisnya, di atas ruas yang macet itu, terbentang tol layang BORR yang relatif sepi karena tarifnya dinilai tak sebanding dengan jarak tempuh.

“Triliunan rupiah investasi infrastruktur, tapi untuk siapa?” begitu kira-kira pertanyaan yang muncul di kalangan warga pengguna jalan. Jalan Sholis menjadi cermin ironi: pembangunan yang terus berjalan, tapi persoalan yang sama berulang kali datang. (*)